❝ Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah menyelesaikan penyelidikannya terhadap OpenSea, pasar NFT terkemuka. ❞
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menyelesaikan penyelidikannya terhadap OpenSea, pasar NFT terkemuka. Penyelidikan yang dimulai pada Agustus 2024 ini merupakan bagian dari upaya SEC yang lebih luas untuk mengatur platform digital yang dapat dianggap sebagai pasar sekuritas yang tidak terdaftar. OpenSea awalnya diberi pemberitahuan Wells, yang menandakan potensi tindakan penegakan hukum.
Namun, pada 21 Februari 2025, CEO Devin Finzer mengumumkan bahwa SEC tidak akan mengajukan tuntutan apa pun terhadap platform tersebut. Keputusan ini menandai kemenangan bagi OpenSea dan komunitas NFT yang lebih luas, karena tidak menggolongkan NFT sebagai sekuritas, yang dapat menghambat inovasi.
Investigasi OpenSea merupakan bagian dari tindakan keras SEC yang lebih luas terhadap platform digital, termasuk gugatannya terhadap Coinbase. Kasus ini menuduh Coinbase bertindak sebagai pialang sekuritas yang tidak terdaftar tetapi juga ditolak.
Keputusan SEC muncul setelah Presiden Donald Trump menjabat, yang telah menyebabkan perubahan dalam kebijakan regulasi terkait aset digital. Perubahan ini menunjukkan sikap SEC yang lebih ramah terhadap kripto di masa mendatang.
Keputusan untuk menutup investigasi OpenSea disambut positif oleh banyak pihak di industri NFT. Chris Akhavan dari Magic Eden menyebutnya sebagai kemenangan bagi industri NFT, sementara tokoh kripto populer Beanie menyarankan bahwa hal ini dapat mendorong pertumbuhan pasar.
Banyak yang percaya bahwa tidak adanya tindakan dari SEC akan membantu mengatasi ketidakpastian regulasi, sehingga mendorong lebih banyak inovasi.
Meskipun ada penyelidikan, OpenSea terus memperluas layanannya. Platform tersebut baru-baru ini mengumumkan peluncuran token proyek yang disebut SEA, meskipun rincian peluncuran token tersebut belum diungkapkan.
OpenSea juga menghadapi kritik atas sistem hadiah airdrop-nya, dengan beberapa pengguna menuduhnya mendorong perdagangan wash dan berfokus pada perolehan biaya alih-alih menguntungkan komunitas.
Penjualan NFT mengalami sedikit pemulihan pada tahun 2024. Menurut data dari CryptoSlam, total penjualan tahunan mencapai $8,83 miliar, sedikit meningkat dari $8,7 miliar pada tahun 2023.
Ethereum dan Bitcoin memimpin pasar dengan penjualan masing-masing sebesar $3,1 miliar, sementara Solana menyusul dengan $1,4 miliar. Namun, angka-angka ini masih jauh di bawah puncaknya pada tahun 2021 dan 2022, ketika penjualan masing-masing mencapai $15,7 miliar dan $23,7 miliar. Pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada kuartal terakhir tahun 2024, dengan penjualan bulanan meningkat pada bulan Oktober, November, dan Desember.
OpenSea, yang pernah mendominasi pasar NFT berbasis Ethereum, telah mengalami penurunan pangsa pasar selama bertahun-tahun karena meningkatnya persaingan. Namun, kesimpulan dari investigasi SEC dan peluncuran token SEA yang akan datang dapat membantu platform tersebut mendapatkan kembali posisi sebelumnya di ruang NFT.
Source : coinmarketcap.com
Disclaimer: Informasi yang terkandung dalam artikel ini bukan merupakan saran investasi. Investor harus menyadari bahwa mata uang kripto memiliki volatilitas tinggi dan karenanya berisiko, dan harus melakukan penelitian sendiri.